Kisah Pasutri Menjalankan Usaha Setrika Keliling, "Rezeki Allah yang Ngatur. Kita Jangan Khawatir"


[caption id="attachment_2374" align="aligncenter" width="670"]Pasutri yang menjalankan jasa setrika keliling. ©2016 Merdeka.com/dede rosyadi Pasutri yang menjalankan jasa setrika keliling. ©2016 Merdeka.com/dede rosyadi[/caption]

Setelah sempat menjadi trending topic di facebook, pasangan suami istri (pasutri) Irsan Heryadi (33) dan Tri Amelia (31) yang menjalankan usaha setrika uap dari nol pada tahun 2012 akhirnya bisa di wawancarai. Sebelumnya, pada tahun 2010 pasutri ini membuka usaha laundry namun gagal.

"Saya sempat buka usaha laundry. Namun gagal. Saya berhenti usaha setahun. Nah, kebetulan saya lihat ada setrika uap yang nganggur bekas usaha laundry. Di situ timbul ide kenapa nggak buka jasa setrika uap saja ya. Saya dan istri mulai bangkit usaha lagi," kata Irsan saat ditemui merdeka.com di kediamannya, Selasa (23/2).

Tak seperti yang dibayangkan, usaha setrika uap ini juga tidak langsung berjalan mulus. Berbagai hambatan mulai bermunculan, mulai dari modal, peralatan yang masih terbatas, sampai belum ada pelanggan.

"Awal-awal saya dan istri buka usaha ini orang belum ada yang tertarik. Bahkan nggak dianggap. Orang berfikir, apa itu setrika uap. Kan masih asing jasa setrika uap bagi masyarakat sekitar. Sempat mikir, udah tutup ajah lah," papar Irsan sambil mengenang perjuangan merintis usaha setrika uap bersama istri.

Untuk memudahkan pemasaran, Irsan sempat membagikan brosur jasa setrika uap nya ke sekitar keliling perumahan yang ada di Kebalen, Bekasi Utara. Satu pun warga tidak ada yang order jasanya tersebut.

"Sebulan itu saya sebar brosur ke perumahan sekitar. Warga satu pun nggak ada yang tertarik," kenangnya.

Akan tetapi atas usaha keras serta tekad kuat, kini usahanya mulai dilirik pelanggan. Bahkan, dia punya lima karyawan yang ikut membantu usahanya tersebut.

"Sekarang ini udah mendingan lah. Udah punya lima karyawan. Warga sekitar udah banyak yang order jasa setrika keliling yang dijalanin istri saya ini. Saya bangga sama istri saya, dia nggak malu keliling perumahan pakai motor nawarin jasa setrika keliling," ucap Irsan.

Dia mengaku dengan senang hati mau berbagi pengalaman jika ada orang yang ingin membuka usaha setrika uap tersebut.

"Saya nggak masalah kalau ada orang mau meniru buka usaha yang sama. Saya dengan senang hati berbagi ilmu usaha ini," kata Irsan.

Irsan juga mengaku tidak merasa khawatir usahanya itu bakal ditiru oleh orang lain. Mereka yakin, rezeki sudah diatur oleh Sang Maha Kuasa.

"Rezeki udah Allah yang ngatur. Kita nggak usah khawatir. Malah senang kalau ada yang mau buka usaha seperti ini, nambah pahala juga kan," ujar Irsan. (merdeka.com)

Tidak ada komentar