Misteri Blusukan Jokowi yang Buat Pejabat Daerah Kalang Kabut

blusukan

Hingar bingar berita kedatangan orang nomor satu di Indonesia ke sejumlah daerah di Sumatera Utara, Aceh dan Palembang langsung menyebar. Binjai yang juga terkenal dengan sebutan Kota Rambutan menjadi titik awal perjalanan sang Presiden.

Pejabat daerah yang mendengar berita blusukan presiden, kalang kabut melakukan pembenahan. Mereka mulai mengaspal jalan-jalan berlubang hingga melakukan penertiban pedagang di jalan.

Detik demi detik berlalu, ternyata datang kabar lebih mengejutkan. Presiden langsung menuju Danau Toba. Tak pelak banyak warga Binjai yang ingin melihat langsung presidennya, kecewa.

Tapi warga juga harus bisa mengambil sisi positif dari kejadian tersebut. Yaitu, pejabat daerah 'terpaksa' kerja. Hahahaha...

Dan dalam perjalanannya menuju Danau Toba, presiden menggunakan jalur darat. Whattt..??? Ini yang paling ditakutkan pejabat daerah. Karena semua 'borok' mereka bakal ketauan. Presiden akan menikmati pemandangan jalan rusak hingga macet luar biasa sebelum menikmati indahnya Danau Toba. Ini bisa jadi bahan evaluasi Jokowi untuk setiap kepala daerah di Sumut.

Perubahan rute dalam blusukan Jokowi adalah hal lumrah yang dampaknya luar biasa. Pemerintah daerah yang tak mengira perubahan rute, akan kalang kabut demi 'memuaskan' Presiden dengan kerja 'fatamorgana' mereka.

Ambil satu contoh. Ketika Jokowi melakukan kunjungan untuk memantau kebakaran hutan kemarin. Setelah acara seremonial, beliau kembali ke penginapan untuk beristirahat. But, apa yang terjadi selanjutnya sangan mengejutkan berbagai pihak.

Presiden kembali ke tkp kebakaran hutan. Dan.... sim salabim, jadi apa prok prok prok... pejabat daerah dan tim yang memadamkan kebakaran hutan menghilang tanpa jejak.

Jadi... ingat saat tak ada rakyat yang menyambut Jokowi ketika blusukan di Sumatera Barat? Jawabannya ya kisah di atas. Gerakan Jokowi yang susah ditebak menjadi biangnya.

Begitu seharusnya blusukan. Meski memang sangat sulit untuk blusukan tanpa diketahui, karena adanya prosedur pengamanan, Jokowi tetap bisa melakukan 'silent' blusukan yang tentunya bikin pejabat daerah kocar kacir.

Inilah misteri blusukan Jokowi yang harus diketahui para pejabat daerah. Kerja demi rakyat, kalau tidak.... siap-siap Jokowi berdiri di depan anda... Cringgggg....




1 komentar:

  1. marianibrtarigan2 Maret 2016 00.41

    suka beritanya.kt ingin indonesia maju seperti negara tetangga malaysia.jln cantik

    BalasHapus