Artis KDI Gelapkan 43 Mobil Rental


artis kdi penipu

Korban penipuan pria yang mengaku sebagai artis Kontes Dangdut Indonesia, bernama Jajang R Haris, bukan hanya warga sipil. Bahkan, anggota TNI yang mempunyai rental mobil turut diperdayai oleh Jajang. Dua mobil rental milik anggota Batalyon Kesehatan 1 Kostrad Sersan Mayor Ponidi Wardoyo, itu nyaris raib.

Wardoyo mengaku meminjamkan dua mobil rentalnya kepada Jajang pertengahan April lalu. Jajang sudah meminjam mobil rental miliknya sebanyak dua kali. Sekali meminjam, Jajang menyewa untuk 10 hari. "Sekali sewa Rp3 juta. Dua kali lancar. Tapi, setelah itu, baru tau kalau mobil saya digade," kata Wardoyo di Depok, Rabu, 25 Mei 2016.

Menurut Wardoyo, mobil pertama yang disewa oleh Jajang sempat diambil di Kemang, Bogor. Wardoyo mengaku mengetahui Jajang menggelapkan mobil dari informasi ketua lingkungan di rumahnya. Berdasarkan informasi tersebut, mobil miliknya sudah ada di Polres Depok, menjadi barang bukti kasus penggelapan yang dilakukan tersangka.

Wardayo mengaku mempunyai lima unit mobil yang biasa disewakan. Ia tidak menyangka Jajang, tega menggelapkan mobil miliknya. Musababnya, Wardoyo mengaku telah lama kenal kepada tersangka. "Dia memang penyanyi yang saya kenal. Kadang mengaku ikut figuran artis," ujar Wardoyo yang datang mengambil Toyota Avanza miliknya.

Jajang diduga menggelapkan mobil rental sebanyak 43 unit. Dia mengaku telah enam bulan melakukan penipuan dengan modus meminjam dan menggadaikan mobil rental, yang dia pinjam. Jajang mengunakan tameng profesinya sebagai artis dan salah satu peserta KDI, untuk mengelabui pemilik rental guna meminjam kendaraan.

Saat menjalankan aksinya, Jajang mencari rental mobil di Depok dan Bogor, bersama temannya Didi Ahmadi, 28 tahun, untuk menyewa mobil. Keduanya telah ditangkap polisi pekan lalu. Setelah mobil itu didapatkan, sindikat pencuri mobil itu langsung menggadaikan mobil ke penadah bernama Riski, yang kini buron.

"Satu tersangka masih dalam pengejaran polisi," kata Kepala Polresta Depok Ajun Komisaris Besar Harry Setiawan. Tersangka cukup lihai mengelabui korbannya. Soalnya, para korban percaya karena tersangka artis figuran dan penyanyi KDI. Mobil pinjaman digunakan dengan alasan untuk even dan keperluan transportasi shooting.

"Untuk kebutuhan dan gaya hidup, diduga motif tersangka," tuturnya. Ada 43 unit mobil rental yang digelapkan tersangka. Sebanyak 22 mobil sudah diambil pemiliknya, dengan menunjukkan berkas kendaraan yang lengkap. "Di kami masih ada 21 unit. Tapi, tadi sudah tiga orang yang mengaku tertipu oleh Jajang."

Ia menuturkan setiap kali meminjam mobil, tersangka Jajang selalu meyakinkan pemilik rental dengan dokumentasi film yang pernah diperankannya melalui YouTube maupun mengaku sebagai kontestan ajang pencari bakat. "Dia yang meminjam dan menggadaikan ke penadah sebesar Rp5 juta," ucapnya.

Kedua tersangka ditangkap setelah pengembangan laporan penggelapan mobil pada 5 Mei 2016 di Polsek Bojonggede. Saat itu, korbannya pemilik rental mobil bernama Farabi Andriawan, dikelabui Jajang, yang menyewa mobil di rental milik Farabi selama 10 hari dengan sewa Rp 3 juta untuk dua unit mobil tanpa jaminan. "Sepertinya sindikat penipuan oleh Jajang, murni karena tuntutan gaya hidup." [tempo]

Tidak ada komentar