Begini Rupanya Cerita di Balik Pembunuhan Sadis Bocah SD


[caption id="attachment_3135" align="aligncenter" width="696"]Ilustrasi Ilustrasi[/caption]

Dua remaja, OK (15) dan RB (14), keduanya warga Kalianda Lampung Selatan ditangkap Tim Opsnal dan Tekab 308 Polres Lampung Selatan (Lamsel).

Polisi meringkus keduanya karena diduga melakukan pembunuhan Sabilal Gibran (13), warga Maja Kalianda Lampung Selatan. Mayat siswa SD ini ditemukan di Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang, Kalianda dengan 25 tusukan.

Kasatreskrim Polres Lamsel, AKP Rizal Efendi menyatakan, dari pemeriksaan terhadap keduanya terungkap pembunuhan dipicu dendam.

“Korban ini dibunuh karena kedua pelaku dendam sama korban yang telah memukulinya beberapa bulan lalu. Makanya kedua pelaku dendam dan membunuh korban di pantai ketang Kalianda,” ungkap Rizal kepada Radar Lampung (grup pojoksumut.com), Minggu (29/5/2016).

Dia menjelaskan, dua bulan sebelumnya, korban dan dua pelaku telah terjadi cekcok mulut yang berujung kedua pelaku dipukuli oleh rekan-rekan korban.

“Dua pelaku ini kan dipukuli sama korban dan rekan-rekannya karena masalah uang. Waktu itu korban menghubungi kedua pelaku minta transferin uang. Tapi, kedua pelaku tidak mentransfer uang itu. Makanya korban menghampiri kedua pelaku dan memukuli keduanya,” jelasnya.

Karena kedua pelaku telah dipukuli oleh korban, sambung Rizal, keduanya melaporkan kejadian itu ke aparat polisi, sehingga aparat menetapkan tersangka Sabilal Gibran karena telah memukuli kedua pelaku.

“Nah, karena ditetapkan tersangka oleh polisi karena memukul kedua pelaku, korban Sabilal Gibran pergi ke daerah Jawa Barat,” ujarnya.

Saat kedua pelaku mengetahui bahwa korban Sabilal Gibran berada di Kalianda Lamsel, kedua pelaku merencanakan niatnya untuk menghabisi Sabilal.

“Kedua pelaku meminjam motor RX King milik pelaku ALW (DPO) dan sebilah badik. Dan keduanya mengajak korban sabilal berkeliling kalianda,” kata Rizal.

Tiba di Pantai Ketang Kalianda Lamsel, keduanya langsung menghabisi nyawa korban dengan membacok dan menusuk tubuh korban Sabilal hingga tewas.
“Mayatnya kan ditemukan oleh warga sekitar. Dan kami langsung melakukan penyelidikan atas pembunuhan itu,” ujarnya.

Rizal menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan, korban telah dibunuh dan pelakunya mengarah kedua orang itu yakni OK dan RB, sehingga aparat langsung mengejar dan menangkap keduanya.

“Kedua pelaku kami tangkap tadi (Minggu, 29/5/2016) sekitar pukul 20.00 WIB di daerah Kalianda Lamsel, dan mereka mengakui perbuatannya,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Rizal, pihaknya masih mencari keberadaan pelaku ALW yang turut serta meminjamkan peralatan untuk membunuh korban.

“Pelaku ALW ini tidak melakukan pembunuhan, tapi Dia mengetahui kalau kedua pelaku mau membunuh korban. Makanya kami masih mencari keberadaan pelaku ALW,” pungkasnya. (yud/adi/jpg/nin)

1 komentar: