Mayat Wanita Ini Ditemukan di Dalam Septictank


[caption id="attachment_3082" align="aligncenter" width="730"]Siti Jaroah Siti Jaroah[/caption]

Penemuan mayat Siti Jaroah binti Wahid (40), warga Desa Wirajaya RK 03 RT 09, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Mesuji, Lampung, menjadi perbincangan ramai di media sosial Facebook sejak Selasa siang (24/5).

Akun Alfiah Adi Arisno misalnya, mem-posting foto-foto proses evakuasi korban dari dalam septic tank. Siti Jaroah diduga dibunuh suaminya, lalu dikubur di dalam septic tank belakang rumahnya.

“Proses penggalian jenazah dduga kdrt… desa tetangga. Suami bunuh istri,dn jenazahnya d msuk kan ke sepitenk WC…di duga korban sdh d bnuh slma 14hari,dn bru hri ini trungkp. Tanjung raya,mesuji C2… Selamat jalan bunda jaroah semoga arwah,amal & ibadah mu d trima di sisi-Nya amiiiiin,” tulis akun Alfiah.

Berbagai komentar pun langsung bermunculan. Misalnya dari akun Natasyasulistio. Katanya, “Trnyta gak hnya berita d tV” ja. Skrng nyta bnran adk manusia biadab.. D mesuji.. Trus pelakuny mb,. Udah d tngkap blm?”

“Tu bukan manusia tp binatang,klo manusia masih punya pikiran,” komentar akun Nandar Priaidaman, Rabu (25/5/2016).

Akun Fiki Mitha juga mem-posting proses evakuasi korban. Dia menulis, “Proses penggalian mayat Sungguh ‪#‎BIADAP‬ suami bunuh istri, mayatnya di masukin ke spitank /WC LIVE di Kampung Wirajaya Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji.”

[caption id="attachment_3083" align="aligncenter" width="730"]Proses evakuasi mayat Siti Jaroah di dalam septic tank. Foto: ardian/radarlampung.co.id Proses evakuasi mayat Siti Jaroah di dalam septic tank. Foto: ardian/radarlampung.co.id[/caption]

Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus ini. Namun kuat dugaan, tersangka pembunuh Siti Jaroah adalah suaminya sendiri, Khairul Anam (45). Sebab, sejak ribut dengan istrinya itu, lelaki tersebut tak pernah lagi menampakkan batang hidungnya.

“Pelaku belum tertangkap dan masih kita buru. Mengenai mayat korban akan kita kembalikan ke keluarganya untuk dimakamkan,” papar Kapolres Mesuji AKBP Puji Sutan.

Adik korban, Siti Masrihatin (39) menyatakan pihak keluarga tidak akan menuntut siapapun atas pembuuhan terhadap kakaknya itu. Mereka menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk mengungkap pelaku sekaligus memprosesnya secara hukum.
(psc)

Tidak ada komentar