MIRISNYA... Gara-gara Tidak Melahirkan di Puskesmas, Keluarga Miskin dan Disabilitas Ini Didenda Rp750Ribu


[caption id="attachment_3036" align="aligncenter" width="700"]Suasana Rumah Suardi, warga miskin di Bone yang disuruh bayar denda Rp 750 ribu karena istrinya melahirkan di rumah bukan di Puskesmas. (foto : Tribun Timur) Suasana Rumah Suardi, warga miskin di Bone yang disuruh bayar denda Rp 750 ribu karena istrinya melahirkan di rumah bukan di Puskesmas. (foto : Tribun Timur)[/caption]

Seorang kepala keluarga miskin, Suardi (40), diminta membayar oleh Bidan Puskesmas Cina Desa Padangloang Kecamatan Cina Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan sebesar Rp 750 ribu.

Ini lantaran istri Suardi melahirkan dirumahnya bukan di puskesmas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, istri Suardi, Susianti(17) melahirkan bayi perempuan dengan bantuan seorang dukun setempat pada Sabtu, (14/5/2016) di rumahnya

Setelah proses lahiran, datanglah bidan puskesmas Cina mewajibkan membayar denda sebesar Rp 750 ribu karena melahirkan di rumahnya, bukan di Puskesmas.
Bidan tersebut berkilah berdasarkan aturan Puskesmas Cina.

Bidan Puskesmas Cina, Asniati yang meminta denda kepada Suardi menjelaskan bahwa uang tersebut merupakan jasa baginya berdasarkan peraturan yang ditetapkan Puskesmas Cina.

"Itu uang jasa dan itu sudah diatur dalam aturan puskesmas. Peraturan ini sudah berjalan sejak Februari tahun 2016 lalu," kata Asniati kepada wartawan.
Salah satu warga Andi Takdir, mengatakan saat persalinan keluarga disabilitas tersebut tidak memiliki uang dan berusaha mencarikannya.

Untung saja ada dermawan yang sudi membantu Keluarga Suardi.

"Keluarga disabilitas ini bingung mencari uang, Jadi hari Senin, kemarin sudah dibayar Rp750 ribu yang dananya berasal dari seorang di Jakarta," kata Andi Takdir kepada wartawan, Rabu, (18/5/2016). (tribun)

Tidak ada komentar