Pengakuan si Biadab Pemerk0sa dan Pembunuh Balita di Bogor


[caption id="attachment_2855" align="aligncenter" width="600"]Budiansyah (26), tersangka pembunuh Laila Nurhidayah, balita 2,2 tahun saat dibawa ke Mapolsek Cibinong, Bogor, kemarin (11/5). Foto: Dede/Radar Bogor/JPG Budiansyah (26), tersangka pembunuh Laila Nurhidayah, balita 2,2 tahun saat dibawa ke Mapolsek Cibinong, Bogor, kemarin (11/5). Foto: Dede/Radar Bogor/JPG[/caption]

Budiansyah (26) sudah dibekuk polisi. Dia merupakan elaku pemerk0saan dan pembunuhan terhadap Laila Nurhidayah (2,2 tahun), seorang balita asal Kampung Pabuaran Tonggoh RT 3/5, Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan pengakuan tersangka, tindakan sadis itu baru pertama kali dilakukannya.

Diduga pelaku mengalami tekanan psikologis karena patah hati pasca diputuskan oleh pacarnya.

“Dulu dia pernah patah hati karena disudahi hubungannya oleh kekasihnya,” ujar Kapolsek Cibungbulang, Kompol Rony Mardiatun, kemarin.

Penangkapan tersangka terbilang tidak terlalu rumit lantaran banyak barang bukti yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkaran (TKP).

Dengan bantuan anjing pelacak sekitar pukul 03.00, dinihari (10/5), jejak-jejak yang ditemukan mengarah kepada Budiansyah dan bapak kandungnya, Suhanda.

“Pagi itu kita bawa keduanya. Saat diperiksa di Mapolsek pelaku belum mau mengakui perbuatannya, hingga akhirnya Selasa sore dia mengakuinya,”jelasnya.

Tersangka langsung dibawa ke Mapolres Bogor. Sementara bapaknya masih ditahan di Polsek guna dijadikan saksi, dan menghindari hal yang tidak diinginkan.

Atas perbuatanya, pelaku disangkakan pasal 339 KUHP dan pasal 351 ayat 3 KUHP dan UU perlindungan anak pasal 81 dengan ancaman pidana kurungan 20 tahun penjara.

Sempat Bersandiwara


Dia pura-pura ikut melakukan pencarian terhadap korban di sekitar rumahnya hingga di sekitar kolam empang yang tak jauh dari rumah korban.

Saat malam harinya, tersangka juga sempat mengikuti pengajian yang diadakan oleh orang tuanya berharap agar anaknya dapat kembali.

“Tersangka yang mulai panik karena mayatnya sudah menimbulkan bau busuk. Akhirnya membuang jasad Laila keesokan harinya sekitar pukul 18.00 Wib. Jasad dia letakan begitu saja di samping rumahnya,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto di Mapolres, Cibinong, Bogor, kemarin (11/5).

Berselang satu jam korban ditemukan oleh Junaedi, warga yang juga merupakan seorang ustadz di kampung tersebut yang hendak mengantar para santrinya pulang.

Ketika ditemukan kondisi tubuh Laila sudah penuh dengan luka dan memar dengan posisi terlentang. “ Tidak tertutup apa – apa, tapi pakaiannya masih lengkap,” bebernya.

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Rony Mardiatun menuturkan, korban dibuang pelaku di belakang rumah orang tuanya Suhanda (55) yang hanya berjarak kurang lebih15 meter dari rumah pelaku dan korban. (ded/dka/c/sam/jpnn)

Tidak ada komentar