Praktik di Jalan Medan Binjai Itu Berdiri Sejak 2001, Janin Dibuang ke Septic Tank


klinik budi mulia

Praktik aborsi yang beroperasi 15 tahun berhasil diungkap Polisi di Jalan Medan-Binjai Km 13,5 Desa Sei Mayang, Kabupaten Deliserdang, dua dokter satu pasien dan empat perawat diamankan Polisi, Senin (9/5/2016) siang.

Dikatakan salah satu warga bermarga Banjarnahor, Klinik dan ruang bersalin ‘Budi Mulia’ ini sudah beroperasi sejak 15 tahun lalu. Saat itu klinik dengan Nomor izin RA .0201.10.1459 itu diketahui milik dr Jihar Sinaga dan dr Ericson Sinaga

“Rumor aborsi yang dilakukan klinik ini memang sudah lama berhembus. Tetapi baru hari ini bisa terungkap,”kata dia.

Menurutnya, meski sudah lama beroperasi namun warga sekitar tidak mengetahui dimana lokasi pembuangan janin yang diaborsi pelaku. “Kami tidak tau kalau soal itu, yang kami tau memang klinik itu sering didatangi wanita muda,”ujar dia.

Sementara itu, Kasubdit III/Jahtanras Polda Sumut, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Faisal Napitupulu mengatakan, terungkapnya praktek aborsi itu setelah adanya laporan dari warga. Kemudian dilakukan pengintaian selama seminggu sebelum menggerebeknya.

“Ada laporan warga, kemudian kita tindak lanjuti dan kita intai selama seminggu. Baru digerebek,” katanya.

Dia menjelaskan, setelah digerebek pihaknya mengamankan dua dokter umum (pemilik), perawat dan pasien yang sedang opname untuk pemulihan setelah aborsi.

“Korban itu baru saja aborsi berinisial R Boru Siregar (21) (karyawan pabrik). Saat ini kita sedang membongkar septi tank. Karena di dalam itulah janin itu dibuang,” kata dia.

(ring/pojoksumut/sdf)

Tidak ada komentar