SADIS! Anak SMP Bunuh Bocah SD dengan 25 Tikaman


[caption id="attachment_3132" align="aligncenter" width="696"]Ilustrasi Ilustrasi[/caption]

Peristiwa mengerikan terjadi di Ketang kelurahan Way Urang Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel). Seorang bocah berusia 13 tahun ditemukan tewas dengan posisi telungkup dan dengan 25 luka tusukan di sekujur tubuhnya, di Pantai Batu Rame atau Pantai Ketang, Sabtu (28/5/2016).

Adalah Sujai (47) Petani dan Rahmat (35) karyawan tambak yang kali pertama menemukan mayat tersebut sekira pukul 05.30 WIB di sebuah pohon mati di pantai Ketang Way Urang Kalianda.

Informasi yang dihimpun radarlampung (grup pojoksumut), saat ditemukan mayat itu hanya memakai celana jins hitam tanpa memakai baju, tak jauh dari tembok ujung sebelah kanan tambak milik Acai.

Mayat yang kemudian diketahui bernama Sabilal Gibran, warga Maja Kalianda Lamsel ini merupakan salah seorang pelajar di Sekolah Dasar (SD) yang ada di Serang Provinsi Banten.

Tubuhnya terdapat beberapa tusukan dan luka lebam, sehingga kuat dugaan korban tersebut dibunuh. Warga pun langsung membawa mayat itu ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda.

Dokter Adi yang memeriksa kondisi mayat membenarkan korban memang dibunuh. Sebab, terdapat puluhan luka di sekujur tubuhnya.

“Ada sekitar 25 tusukan. Pas kami hitung kalau dipunggung ada 14 tusukan, paha kiri 2 tusukan, perut bagian bawah 2 tusukan, dada kiri 3 tusukan leher 1 dan lengan kiri 3. Tapi ini hitungan sementara. Bisa saja bertambah, karena pada bagian punggung belakang itu banyak luka sayatannya,” ungkap dokter Adi usai memerika kondisi mayat di ruang mayat RS.

Kapan diperkirakan korban meninggal? Menurutnya, korban menghembuskan nafasnya terakhir lebih dari empat jam. Hal ini terlihat luka-luka yang ada di tubuh korban. “Kalau perkiraan saya tidak sampai sehari, tapi lebih dari empat jam,” katanya.

Dan, hanya butuh sehari bagi Tim Opsnal dan Tekab 308 Polres Lampung Selatan (Lamsel) untuk mengungkap pelaku pembunuhan Sabilal. Tragisnya pembunuhnya juga masih belasan tahun, yakni OK (15) dan RB (14). Keduanya merupakan warga Kalianda Lampung Selatan. Sedangkan satu pelaku lain yakni ALW masih dalam pengejaran aparat.

Kasatreskrim Polres Lamsel, AKP Rizal Efendi mengatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku setelah aparat melakukan penyelidikan terhadap. Dimana, hasil penyelidikan tersebut, mengarah kepada kedua pelaku.

“Kedua pelaku kami tangkap tadi (Minggu 29/5) sekitar pukul 20.00 WIB di daerah Kalianda, dan mereka mengakui perbuatannya,” jelasnya. (yud/adi/jpg/nin)

Tidak ada komentar