SUMUT BERDUKA! 17 Jenazah Ditemukan Pasca Tragedi Banjir Bandang Sibolangit


Basarnas yang mencari 21 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Medan berhasil menemukan 17 jenazah di kawasan air terjun Dua Warna, Sibolangit, Sumut. Sehingga, masih ada empat mahasiswa yang masih hilang.

Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan, dua jenazah berhasil dievaluasi tim gabungan dari air terjun Dua Warna. Bahkan, sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut.

"Telah ditemukan 17 mayat, 2 mayat telah di evakuasi ke posko dan 15 masih dipinggirkan tepi sungai dalam proses evakuasi menuju posko," ujarnya kepada wartawan, Senin (16/5/2016).

Dia menambahkan, kekuatan personel yang terlibat dalam evaluasi ada 55 orang dari Satuan Brimob Polda Sumut, 36 personel Sabhara dan 35 dari Polsek Pancur Batu.
"Ada 15 personel dari Polresta Medan, 30 orang Satpol PP. Kemudian, ada 70 Basarnas dan 50 orang relawan," katanya.

Sebelumnya, Camat Sibolangit, Amos Karokaro mengatakan, awalnya, ada 78 orang mahasiwa yang berkunjung ke air terjun Dua Warna, termasuk di dalamnya dua pemandu, yang naik ke air terjun Dua Warna.

Setelah air bah surut, tepatnya pukul 23.00 WIB, 56 orang di antaranya kembali dalam keadaan selamat.

"Saya jelaskan pelan-pelan ya, biar gak simpang siur. Yang naik 78, yang kembali 56 orang. 56 itu yang selamat semua. 78 kurang 56 kan 22. Nah, 22 inilah korban. Kemudian, jam 11 (malam), satu orang berhasil diselamatkan, namanya Mordang Harahap. Jadi korbannya tinggal 21 orang. Dari 21 orang ini, yang mayatnya sudah berhasil ditemukan banyak. Tapi yang sudah dievakuasi baru dua," jelas Amos.
(tribun)

Tidak ada komentar