Ya Ampun, Lembar Soal Buat Anak Kelas 2 SD Isinya Tentang Perceraian dan Pembunuhan


[caption id="attachment_3055" align="aligncenter" width="670"]Lembar soal untuk anak kelas 2 SD yang bikin heboh. Lembar soal untuk anak kelas 2 SD yang bikin heboh.[/caption]

Apa yang dilakukan guru di SD 02 pagi, Pasar Rebo, benar-benar memprihatinkan. Lembar soal pekerjaan rumah yang diberikan pada siswa berisi pertanyaan yang tak patut.

Di lembar soal, anak diminta memberikan jawaban mengenai perceraian suami dan istri hingga tentang pembunuhan.

Kepala SD baru 02 Pagi Pasar Rebo, Ridoyo, mengaku guru yang memberikan soal tersebut sudah dikenakan sanksi.

"Iya diberikan sanksi teguran. Memang kurang ditelaah sebelumnya," kata Ridoyo, saat dihubungi di Jakarta, Senin (23/5).

Dia menjelaskan, lembar soal tersebut dibuat guru dari sejumlah sekolah pada tahun 2011. "Karena memang tahun 2011 enggak masalah, jadi mungkin dianggap guru sudah pernah diberikan enggak ada masalah, jadi dirasa aman-aman saja," ucap dia.

Disadarinya juga, materi soal memang tak layak diberikan pada murid kelas dua. "Untuk sekarang ini terkait dengan kekerasan dan masalah pornografi sedikit kurang tepat untuk kelas II ini. Ini peristiwa yang pertama kali di sekolah ini. Sekarang kami juga sudah koordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta dalam menangani kasus tersebut," katanya.

Seperti diketahui, akun Facebooknya, Agung Suharto Dirdjosbroto mengeluhkan kualitas pendidikan yang dinilainya masih rendah. Dia mengaku kecewa atas lolosnya soal tentang pembunuhan dan perceraian, di mana keduanya belum cocok untuk diberikan kepada siswa-siswa SD.

Agung meminta kepada pemerintah untuk memperketat sensor terhadap soal-soal yang akan dibagikan setiap ulangan. Sejak diunggah, postingan tersebut telah dibagikan sebanyak 4.001 kali.

Berikut keluhan Agung yang diunggah di akun Facebooknya, Sabtu (21/5) lalu:

"Hati-Hati dan Awasi anak-anak anda dengan semua ilmu yang diberikan saat mereka bersekolah di Sekolah Dasar Negeri (SDN).

Ini salah satu yang membuat saya marah dan kecewa dengan Kementerian Pendidikan dan dewan pengawas pendidikan Indonesia karena masih belum becus membuat soal ulangan Kelas II SD. Padahal yang membuat soalnya ini saya yakin lulusan universitas semuanya.

Bisa bayangkan anak kita yang di SD kelas II diberikan Soal ulangan yang seperti foto yang saya perlihatkan.... di mana mereka harus belajar mengenai "PEMBUNUHAN" dan juga "PERCERAIAN". [mdc]

Tidak ada komentar