6 Kisah Sepanjang Masa Muhammad Ali yang Tak Akan Terlupakan


muhammad ali hall of fame


Hollywood Walk of Fame


Sebagai seorang mantan petinju Amerika dan tiga kali Juara Dunia Heavyweight, Muhhamd Ali diberi kehormatan memasang bintang dengan namanya di Hollywood Walk of Fame. Berbeda dengan yang lainnya, Ali mengizinkan namanya masuk ke daftar beken tersebut tapi dengan syarat tidak diletakkan di jalanan seperti yang lainnnya. Ia ingin namanya di pajang di dinding.

Permintaan khususnya tersebut diterima oleh pihak Hall Of Fame. Saat ditanya alasan Ali, jawabannya sangat menggetarkan.

"Saya meminta nama Nabi Muhammad (SAW) dihormati, dan tidak mungkin saya mengijinkan orang-orang untuk menginjak-injak namanya. Hal ini karena umat Islam sangat menghormati Nabi Muhammad (saw), dan semua nabi lainnya seperti Abraham, Musa dan Isa"

Saat ini bintang bertanda tangan milik Muhhamad Ali adalah satu-satunya bintang di Walk of Fame yang tidak diletakan di trotoar seperti umumnya, melainkan pada dinding Kodak Theatre.

[SELANJUTNYA : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 ]


muhammad ali quotes


Selamatkan Tawanan Perang Irak


Saat perang Irak pertama meletus, Muhammad Ali yang sudah tua dan telah mengidap penyakit Parkinson, pergi ke Irak untuk bertemu langsung dengan presiden Saddam Hussein. Ia yang kala itu telah lemah dan terbata-bata karena penyakitnya, berbicara dengan amat perlahan dan harus menggunakan bahasa isyarat tubuh.

Saat bertemu Saddam Hussein, ia berkata, “Saya datang ke sini untuk misi damai. Saya tidak datang ke sini sebagai politisi. Saya datang ke sini mewakili penduduk Amerika, dan saya seorang muslim.” Ia pun meminta kepada Saddam untuk melepaskan 15 warga negara Amerika yang ditawan Irak.

Selama beberapa hari Muhammad Ali tinggal di Irak untuk menunggu keputusan Saddam Hussein, ia mengunjungi banyak masjid dan berbicara dengan penduduk lokal di sana yang memang sangat mencintainya dan kagum kepadanya.

Dalam penantian itu, persediaan obat-obatan yang ia perlukan untuk penyakit Parkinsonnya habis, tetapi ia menolak untuk pulang ke Amerika dan tetap bertahan di Irak untuk menanti keputusan Saddam Hussein.

Sang presiden Irak itu akhirnya membebaskan 15 orang tawanan itu, dan seluruh dunia melihat bagaimana negosiasi damai sebenarnya bisa dijalankan dalam situasi apapun. Bahkan ada juga pegulat Jepang yang melakukan hal yang sama. Ia datang ke Irak untuk meminta Saddam Hussein melepaskan tawanan asal Jepang.

[SELANJUTNYA : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 ]


ali quotes


"I ain’t got no quarrel with them Vietcong"


Pada saat puncak karirnya, di mana belum ada seorang pun yang sanggup mengalahkannya di atas ring, Muhammad Ali mendapat panggilan wajib militer untuk perang Vietnam. Biasanya para selebritis dan orang ternama yang mendapat panggilan ini tidak akan ditempatkan di medan pertempuran. Malahan biasanya ditempatkan di posisi yang jauh dari Vietnam.

Tugasnya pun bukan berperang, melainkan di belakang meja. Saat mendapat panggilan ini, Ali menolak untuk bergabung. Baginya penolakan ini atas dasar ajaran agama. Ia mengatakan bahwa agama Islam melarangnya untuk menyerang orang yang tidak pernah menyerang dirinya. Kata-katanya yang paling terkenal pada saat kejadian ini adalah, “I ain’t got no quarrel with them Vietcong,” (aku tidak pernah memiliki pertengkaran dengan Vietcong).

Karena penolakan ini, seluruh gelar Ali dicopot. Ia bahkan dilarang bertinju selama beberapa tahun. Selama beberapa tahun itu ia tidak memiliki penghasilan dan harus berhutang dan mendapatkan bantuan finansial dari beberapa sahabatnya.

Ia berani untuk mengatakan yang benar, ia berani mengambil sikap ketika ancaman akan kefakiran datang menantang. Ia bahkan tidak perduli ketika seluruh kenyamanan dunia di ambil dari dirinya. Karena ia hanya ingin menjalankan ajaran agamanya.

[SELANJUTNYA : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 ]


ali quotes1


Membuang Medali Olimpiade ke Sungai


Saat ia menjuarai olimpiade, ia memakai medali emas itu ke mana-mana. Saat berjalan-jalan di tengah kota pun ia tetap memakainya. Suatu hari ia masuk ke sebuah restoran untuk makan, tetapi pemilik restoran menolaknya dan mengatakan, “Kami tidak melayani orang kulit hitam.”

Ali begitu terhenyak dengan kenyataan bahwa ia dianggap pahlawan karena memenangkan Olimpiade, tetapi masih saja ditolak orang hanya karena warna kulitnya. Ali kemudian membuang medali olimpiadenya itu ke sebuah sungai karena kecewa dengan perlakuan rasisme itu.

Saat ia kemudian menjadi muallaf dan mengganti nama menjadi Muhammad Ali, banyak sekali orang dan kalangan media yang menolak untuk memanggilnya dengan nama Muhammad Ali, dan tetap memanggilnya dengan sebutan ‘Clay’, nama asli Ali yang menurutnya adalah nama warisan perbudakan.

Di sepanjang hidupnya Ali kemudian menjadi aktivis persamaan hak, dan bahkan menjadi pahlawan pergerakan ini di seluruh dunia, terutama di Afrika.

[SELANJUTNYA : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 ]



ali quotes2


“Menyelamatkan nyawa orang lain lebih penting bagiku dari kejuaraan dunia”


Pada tahun 1981 seorang pemuda berusia 21 tahun melakukan percobaan bunuh diri di sebuah bangunan di Los Angeles. Ia berkata para Vietcong sedang mengejarnya, dan ia mengancam akan melompat dari jendela gedung bertingkat itu. Muhammad Ali yang kebetulan berada di sekitar daerah itu mendengar kejadian ini dan segera bergegas ke sana.

Ia lalu mendatangi polisi yang sudah berada di sana dan menawarkan diri untuk berbicara dengan pemuda itu. Polisi melarang Ali karena ditakutkan pemuda itu membawa senjata dan bisa berbahaya bagi keselamatan Ali sendiri. Tetapi Ali tidak perduli dan mengambil resiko untuk menyelamatkan pemuda itu.

Ali kemudian naik ke bangunan tersebut dan berbicara dengan pemuda itu melalui jendela yang bersebelahan. Sang pemuda yang kaget melihat sang juara dunia bagai muncul dari ‘antah berantah’ dan berbicara kepadanya. Selama 30 menit Ali berbicara kepadanya. Si pemuda itu kemudian curhat tentang kesulitan hidupnya. Ali yang mendengar hal ini berjanji untuk membantunya. Katanya, “Kau adalah saudaraku. Aku berjanji untuk membantumu.”

Ali kemudian berhasil meyakinkan pemuda itu untuk membuka pintu bagi pasukan penyelamatnya. Pemuda itu diantar turun dan langsung masuk ke mobil Rolls Royce milik Ali. Bahkan petinju itu menemaninya sampai ke rumah sakit. Ia juga memenuhi janjinya untuk menolong pemuda itu. “Menyelamatkan nyawa orang lain itu jauh lebih penting bagiku daripada memenangkan kejuaraan dunia,” kata Ali saat diwawancara mengenai hal itu.

[SELANJUTNYA : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 ]


ali quotes3


"..kalian tahu mengapa emas dan intan permata itu berharga?


Ali adalah seorang ayah yang ‘sempurna’ bagi anak-anaknya. Meskipun tidak memaksa mereka untuk memeluk ajaran Islam, Ali selalu memperkenalkan nilai-nilai Islam kepada anaknya. Bahkan ketika ia sudah kaya raya, ia masih tetap mengajarkan kesederhanaan dan rendah hati.

Suatu hal yang pernah ia katakana bagi anak-anak perempuannya yang sampai sekarang masih mereka ingat dengan jelas, “Anak-anakku, kalian tahu mengapa emas dan intan permata itu berharga? Karena Allah menyimpan logam mulia itu di balik permukaan tanah yang tertutup. Begitu juga dengan tubuh kalian yang sangat berharga itu. Tutuplah. Jangan kalian pamerkan.” Anak-anaknya memang sampai sekarang belum ada yang berhijab, tetapi pesan akan kesederhanaan ini selalu terkenang dalam jiwa mereka.

Meskipun Muhammad Ali terkenal suka menyombongkan diri di atas ring, hal itu sebenarnya adalah upaya untuk menambah rasa percaya dirinya. Pada aslinya, Ali adalah seorang yang rendah hati, tidak membeda-bedakan orang, sangat memegang teguh ajaran agama, dan sangat perduli dengan kemanusiaan.

Ia memang bukan contoh yang sempurna bagaimana seorang muslim harus bersikap, tetapi keberanian, ketulusan, dan keteguhannya dalam beragama bisa menjadi inspirasi yang membanggakan bagi umat Islam di seluruh dunia. Ali! Ali! Ali! Ali!

1 komentar:

  1. hmmm...semoga pemerintah amerika tidak salah meletakkannya.

    BalasHapus