GILA! Pria 50 Tahun Perk0sa Ibu Kandungnya yang Berusia 71 Tahun


pria bejat

Entah apalah yang ada di pikiran pria ini. Statusnya sebagai anak tak bisa menjernihkan pikirannya. Bukan lagi kerasukan setan, tapi Herkulanus alias Joni lah setan. Pria 50 tahun ini memperk0sa TD (71), ibu kandungnya sendiri, Rabu (1/6/2016) sekira pukul 17.00.

Perbuatan bejat itu dilakukan Joni di kediaman mereka, Jalan Raya Singkawang-Bengkayang, Kelurahan Nyarumkop, Singkawang Timur.

Pria yang bekerja sebagai buruh bangunan itu baru pulang dari Bengkayang. Begitu sampai di rumah, Joni makan dan nonton di ruang tamu. Joni heran, karena tidak melihat ibunya.

Dia mengetuk pintu kamar dan ibunya langsung membukakan pintu. Tersangka langsung masuk ke kamar ibunya.

“Dia menanyakan kondisi saya. Saya jawab, kaki saya sakit. Dia kemudian memegang kaki saya yang lagi berbaring di atas tempat tidur,” cerita TD di Mapolsek Singkawang Timur, Jumat (3/6/2016). ( Lanjutannya : Joni melihat organ vital ibunya yang saat itu hanya menggunakan daster... )

Saat memegang kaki ibunya yang lagi berbaring, Joni melihat organ vital ibunya yang saat itu hanya menggunakan daster, namun tidak menggunakan celana dalam.

Tiba-tiba muncul nafsu birahi tersangka, sehingga dia mendekap ibunya. Dari atas pelaku memegang kedua tangan ibunya sekuat tenaganya. Saat itu TD melakukan perlawanan dengan meronta-ronta, namun tidak dapat berteriak.

Sambil memegang ibunya, Joni membuka pakaiannya. Dia langsung menindih sambil memegang kedua tangan ibunya.

“Alat kelamin saya robek, dan akhirnya saya dibawa ke rumah sakit dan sudah dirawat,” ujar TD .

Usai menggagahi ibunya, tanpa merasa bersalah Joni kembali berpakaian dan menonton televisi. Tak lama ia melihat ibunya akan keluar rumah. “Dia tanya saya kenapa keluar rumah, dan saya jawab, saya akan melaporkannya ke polisi,” jelasnya.

Joni mengejar ibunya yang sudah di luar rumah. Dia meminta agar tidak memberitahukan apa yang dilakukannya kepada orang lain. Namun TD bersikeras dan tersangka membiarkannya.

“Saya tahu dia suka mabuk-mabukan, tapi saat itu saya tidak mencium bau minuman keras di mulutnya,” ungkap TD.

Kapolsek Singkawang Timur, Iptu R Sudirman, menegaskan, tersangka tidak mengalami gangguan jiwa. Juga tidak di bawah pengaruh minuman keras, melainkan atas keinginan sendiri. Tersangka Joni dijerat Pasal 285 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

“Saat tiba di rumah, tersangka langsung masuk dan mengetuk pintu kamar ibunya. Saat pintu dibuka, tersangka langsung menindih ibunya sehingga terjadilah tindak pemerkosaan,” kata Kapolsek.

Sudirman mengatakan saat kejadian di rumah korban sedang dalam keadaan kosong, dimana anak korban yang lainnya sedang tidak ada di rumah. “Sehingga sewaktu kejadian, hanya mereka berdua saja yang di rumah, tidak ada orang lain lagi,” jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, tersangka sudah diamankan ke Mapolres Singkawang guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (RL/ary/jpg/nin)

1 komentar: