GOKIL! Ulah Menteri Susi saat Nggak Tahan Kebelet Pipis


[caption id="attachment_3230" align="aligncenter" width="466"]Ini dia moment menteri Susi yang 'bohongi' publik. Ini dia moment menteri Susi yang 'bohongi' publik.[/caption]

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti rupanya pernah membuat Presiden Jokowi ‘tertipu’ dengan ulahnya kala mereka melakukan kunjungan kerja ke pantai Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, tahun lalu.

Seperti dilansir Antara, Minggu (5/6), Susi menceritakan hal itu secara tak sengaja ketika diundang sebagai pembicara dalam seminar ‘Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN’ di Universitas Negeri Jakarta, empat hari lalu.

Susi –yang tak lulus Sekolah Menengah Atas– berbicara bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Laksamana Madya Widodo di hadapan para calon doktor.

Laksdya Widodo lah yang pertama kali menyinggung soal kisah kunjungan pemerintah ke Waingapu sekitar awal April 2015. Kala itu, menurut Widodo, Susi melakukan tindakan “di luar batas normal.”

Susi dan Jokowi, pada kunjungan ke pantai Waingapu itu, diagendakan memanen rumput laut. Namun Susi membuat orang kaget saat ia tiba-tiba menceburkan diri ke laut, lalu berenang sembari memanen rumput laut.

Mendengar ucapan Widodo, Susi tertawa. Ia lantas bercerita, tujuannya terjun ke laut sama sekali jauh dari dugaan orang, termasuk sang Presiden.

“Pak Presiden memuji, ‘Wah, menteri saya hebat.’ Tapi saya sama Pak Presiden enggak bisa bohong. Saya bilang, ‘Pak, sebetulnya saya pipis. Saya ke sana bukan mau panen rumput laut,’” ujar Susi, tergelak.

Maklum, kata Susi, di pantai Waingapu sama sekali tak ada toilet umum, sedangkan ia sudah tak tahan lagi ingin buang air kecil.

“Ibu Susi ini tidak normatif. Kalau dia ada pada suatu keadaan yang mendesak, kepepet, dia akan melakukan apa yang tidak orang lain lakukan,” kata Widodo.

Susi berharap apa yang ia kerjakan selama menjadi menteri, dapat bermanfaat dan dilanjutkan ke depannya. Sebab jabatan hanya sementara, sedangkan menjaga kekayaan laut yang menjadi masa depan bangsa Indonesia mesti dilakukan seterusnya.

“Jabatan menteri hanya sementara, tidak selamanya. It's very political. Apa yang sudah saya tinggalkan ini yang saya ingin jadi perhatian ke depannya,” ujar Susi. (CNN)

Tidak ada komentar