Kasihan... Diterlantarkan Orangtua, Anak Ini Derita Gizi Buruk


[caption id="attachment_3249" align="aligncenter" width="547"]Adi, bocah yang diterlantarkan orangtua dan menderita gizi buruk. Adi, bocah yang diterlantarkan orangtua dan menderita gizi buruk.[/caption]

Hingga kini permasalahan gizi buruk belum bisa tuntas diatasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang. Buktinya masih ada anak yang menderita gizi buruk, seperti yang dialami oleh Adi (11).

Adi yang diterlantarkan orangtuanya ini pertama sekali dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Adi dibawa kesana karena dikhawatirkan menjadi korban trafificking karena kerap mondar mandir di Desa Sampali. Namun pada Sabtu (4/6) sore, Adi dijemput Dinas Sosila Deliserdang. Setelah melakukan kordinasi dengan RSUD Deliserdang, Adi pun dirawat di RSUD Deliserdang.

Saat ditemui wartawan Minggu (5/6), Adi terlihat lemah dan tergolek di atas tempat tidur di ruang Dahlia III. Dengan memakai kaos oblong warna putih yang sudah memudar dan celana warna orange, Adi terlihat tidur. Sebuah mobil-mobilan terletak dekat kakinya. Namun tak berapa lama Adi yang kondisi kedua tangan dan kaki mengecil itu terbangun.

Seorang perawat memasuki ruang perawatan Adi. Perawat wanita itupun mencoba bertanya dengan pelan kepada Adi siapa nama ayah dan ibunya. Namun Adi hanya diam membisu.

Namun saat perawat mengatakan kepada Adi agar tangan sebelah kirinya jangan diangkat terlalu tinggi agar infusnya berjalan normal, Adi pun langsung menurunkan tangan. Setelah itu Adi kembali memejamkan kedua matanya.

Direktur RSUD Deliserdang dr Isnaini Dakhry menerangkan hasil pemeriksaan medis, Adi menderita gizi buruk (malnutrisi). “Biaya pengobatan ditanggung oleh RSUD Deliserdang. Jika sembuh rencananya Adi akan dititip di Panti Asuhan melalui Dinas Sosial. Kasihan kali, anak itu telantar sehingga kekurangan gizi, berat badannya saja hanya 14 Kg,” terangnya. (metro-online.co)

Tidak ada komentar