Kejinya Suporter Persija, Tukang Jual Minuman Dijarah dan Dikeroyok


[caption id="attachment_3385" align="aligncenter" width="730"]Pedagang minuman di Stadion GBK tewas dikeroyok/foto: instagram Pedagang minuman di Stadion GBK tewas dikeroyok/foto: instagram[/caption]

Suporter Persija yang berbuat kerusuhan saat pertandingan melawan Sriwijaya FC kemarin di Stadion Geloran Bung Karno tidak akan bisa lolos dari kejaran polisi.

Pihak kepolisian dari Polda Metro juga sudah melakukan penyelidikan intensif atas terjadinya kerusuhan oleh suporter Persija yang dikenal dengan sebutan Jakmania itu.

“Yang meninggal dunia itu pedagang minuman, perkiraan epilepsi menurut temannya (korban),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Awi Setiyono, Sabtu (25/6/2016).

Dia menambahkan, meski dugaan sementara kematiannya akibat epilepsi, polisi tidak sertamerta percaya.

“Masih diselidiki, karena lokasi (jasad korban) dekat dengan lokasi lima motor yang dibakar di pintu masuk basket hall,” katanya lagi.

Namun Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti menyatakan akan mengejar kemana pun para perusuh suporter Persija itu bersembunyi.

“Tukang jual minuman dijarah dan dikeroyok supporter bola. Mengapa kalian sejahat itu kepada sesama anak manusia? Kami akan kejar kemanapun kalian sembunyi,” kata Krishna lewat Instagramnya, Minggu (26/6/2016).

Diketahui, rusuh ini bermula ketika Persija Jakarta kebobolan oleh Sriwijaya FC. Kemudian seorang suporter masuk lapangan dan memicu rekannya berbuat sama.

Kepolisian pun bertindak tegas, gas air mata diberikan kepada suporter. Aksi saling lempar pun tak bisa dihindari hingga berbuntut ricuh hingga luar lapangan.

Tidak ada komentar