Polwan Ini Ditampar Pemilik Hotel Saat Razia Tempat Mesum di Medan


[caption id="attachment_3222" align="aligncenter" width="369"]Bripda Tiara Bripda Tiara[/caption]

Tim gabungan dari Polsek Medan Timur menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di Hotel Ardina, Jalan Krakatau Ujung, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (4/6/2016).

Namun operasi tersebut berakhir ricuh. Saat petugas menerobos masuk, sejumlah pemuda sempat menghalang-halangi.

“Apa ini, Pak? Kok main masuk-masuk aja. Jangan gitulah, Pak,” teriak seorang pria.

Meski mendapat perlawanan, tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Medan Timur Kompol BL Malau tetap memaksa masuk. Mereka berusaha menggeledah sejumlah kamar yang diduga kerap digunakan sebagai lokasi mesum.

Karena mendapat perlawanan, polisi pun langsung memiting pria yang menghalangi tersebut. Polisi kemudian membawa pria tersebut keluar dari hotel.

“Amankan saja itu. Bawa itu, bawa! Borgol tangannya,” teriak Malau.

Sementara, seorang wanita yang diketahui merupakan salah satu pemilik hotel ngamuk dan menampar seorang polwan Polsek Medan Timur, Bripda Tiara.

“Apa ini? Jangan main tangkap saja. Kenapa ditangkap? Apa salahnya rupanya?,” teriak wanita itu sambil menampar Tiara.

Melihat aksi penamparan itu, sejumlah polwan yang ikut dalam operasi langsung menarik kedua tangan wanita tersebut. Meski begitu, wanita berambut ikal ini mengamuk dan berusaha melepas dekapan sejumlah polwan.

“Sudah, Bu. Diam dulu. Jangan begitu. Tenang dulu, Ibu,” kata sejumlah polwan.

Kemudian, tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Medan Timur Kompol BL Malau, menemukan satu paket sabu-sabu di salah satu kamar yang ada di lantai dua.

Di lantai dua itu juga ditemukan seorang lelaki bertubuh kurus yang diduga baru saja menggunakan sabu.

Ketika diinterogasi petugas, lelaki itu hanya diam saja. Ia kemudian diborgol dan dibawa ke Polsek Medan Timur.

Dari dalam kamar pemuda yang belum diketahui identitasnya tersebut, ditemukan pula satu buah tanda pengenal yang menyerupai tim penyuluh BNN.

Kapolsek Medan Timur, Kompol BL Malau belum menjawab apakah pemuda yang diamankan itu adalah tim penyuluh BNN.

“Coba tanya ke Kanit Reskrim aja ya, masih diperiksa,” ujar Malau.(snd)

Tidak ada komentar