Buruh Gendong Tanpa Alas Kaki Ngebet Jumpai Jokowi


[caption id="attachment_3487" align="aligncenter" width="780"]Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma Sokirah (mengenakan jarik putih dengan mengendong barang) saat antri di depan Gedung Agung. /Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma/
Sokirah (mengenakan jarik putih dengan mengendong barang) saat antri di depan Gedung Agung.[/caption]

Presiden Joko Widodo hari ini, Sabtu (9/7/2016), menggelar "Open House" di Gedung Agung Yogyakarta.

Masyarakat dari berbagai kalangan pun, sejak pagi mulai antre di depan pintu utama Gedung Agung untuk bisa bertemu dan bersalaman dengan orang nomor satu di Indonesia ini.

Salah satu warga yang antusias bertemu dengan Presiden Joko Widodo adalah Sokirah (74). Tanpa mengenakan sandal, perempuan tua warga Sukoharjo, Sedayu, Bantul, ini tampak bersemangat antre sejak pukul 07.30 WIB.

"Saya tadi pagi sudah gendong, terus diberitahu sama teman kalau di Gedung Agung pak Jokowi mau bertemu dengan masyarakat," ujar Sokirah saat ditemui Kompas.com di depan Gedung Agung Yogyakarta, Sabtu.

Sokirah rela meninggalkan pekerjaanya sejenak sebagai buruh gendong di Pasar Beringharjo Yogyakarta untuk dapat bertemu dan bersalaman dengan Presiden Joko Widodo. Sebab, belum tentu kesempatan bertemu dengan Presiden Joko Widodo bisa terulang dalam seumur hidupnya.

"Biasanya hanya nonton di TV. Ninggal gendongan sebentar enggak papa. Sekali seumur hidup, besok ya belum tentu bisa to, Mas," tandasnya.

Ia mengaku bertemu dengan Presiden Joko Widodo ingin bersalaman. Jika diberi kesempatan, ia ingin menyampaikan agar memperhatikan nasib buruh gendong pasar yang sebagian besar perempuan dan sudah usia tua.

"Salaman saja sudah senang mas. Saya mau ngomong apa, malah bingung, tapi ya kalau bisa nasib kami diperhatikan," katanya.

Di tempat yang sama, Samiyem (50), warga Sentolo, Salamrejo, Kulonprogo, yang juga berprofesi sebagai buruh gendong menambahkan, ia bersama putranya sengaja berangkat dari rumah pagi pukul 05.00 WIB. Ia naik bus dari Kulonprogo menuju Gedung Agung untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

"Masuk Gedung Agung ini saja baru pertama kali ini, Mas, apalagi bersalaman dengan Presiden ya belum pernah. Semoga saja boleh masuk," harapnya. (kcm)

Tidak ada komentar