7 Daftar Kontroversi Bang Ruhut, Si Tukang Bikin Gaduh yang Setia Kawan


[caption id="attachment_3899" align="aligncenter" width="650"]ruhut sitompul Ruhut Sitompul (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)[/caption]

Ruhut Sitompul, politisi asal Medan ini memang sering melemparkan komentar yang mengundang perbincangan khalayak ramai alias kontroversi. Meski cara bicaranya blak-blakan, si Poltak Raja Minyak ini dikenal setia kawan. Bahkan rela pasang badan guna membela teman. Tipe anak Medan kali ya...

Dipecat dari Jubir Partai Demokrat


Politikus Ruhut Sitompul pekan ini kembali menjadi buah bibir setelah Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono menonaktifkannya dari jabatan koordinator juru bicara Partai Demokrat.

Berbagai spekulasi muncul tentang penonaktifan Ruhut. Jajaran petinggi Demokrat yang tidak kunjung mempublikasikan dasar keputusan itu merupakan pangkalnya.

Saat dikonfirmasi, Ruhut menduga keputusan itu berhubungan dengan pernyataannya terkait proses hukum yang menimpa kolega separtainya, yakni Putu Sudiartana.

"Aku ingatkan berdasarkan pakta integritas partai, siapa yang korupsi, dipecat. Putu tertangkap tangan, tapi mereka (kader Demokrat lain) bilang seolah-olah Demokrat dipojokkan oleh KPK,” kata Ruhut, Senin (22/8).

Terlalu 'Maju'


Jelang Pilkada DKI Jakarta tahun 2017, Ruhut menyebut gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama pantas terpilih kembali.

Perkataan Ruhut selangkah lebih maju dibandingkan partainya. Demokrat hingga saat ini belum mendeklarasikan tokoh yang akan mereka usung pada pilkada tersebut.

Hak Asasi Monyet


Sebagai anggota DPR, Si Poltak Raja Minyak dari Medan tersebut beberapa kali berurusan dengan Mahkamah Kehormatan Dewan akibat komentar yang tidak pantas.

Pelaporan atas Ruhut yang terakhir ke MKD bermula ketika ia menyebut kepanjangan HAM sebagai hak asasi monyet. Ruhut menyatakan itu pada sebuah rapat di DPR.

MKD menyatakan anggota Komisi III DPR itu harus menerima sanksi ringan berupa teguran.

Ruhut Vs Anas


Tahun 2012, Ruhut pernah bersitegang dengan Anas Urbaningrum yang kala itu menjabat Ketua Umum Partai Demokrat.

Ruhut menilai kasus korupsi Anas menurunkan elektabilitas Demokrat. Ia bahkan mendesak Anas segera mengundurkan diri.

Ruhut Vs Gayus


Kebiasaan Ruhut berseteru telah terlihat sejak ia berkarier di Senayan. Pada keanggotaannya di DPR periode 2009-2014, ia pernah beradu argumen dengan Gayus Lumbuun.

Pada rapat Komisi III, Ruhut menuding Gayus selaku pimpinan komisi memberikan waktu lebih panjang pada fraksi PDI Perjuangan.

Pasang Badan Demi SBY dan Keluarga


Meski memiliki banyak kontroversi, Ruhut memperlihatkan kesetiaannya Susilo Bambang Yudhoyono.Saat orang nomor satu Demokrat itu SBY dituduh terlibat kasus Bank Century, Ruhut pasang badan.

Kala itu, Ruhut bertaruh untuk memotong kupingnya jika SBY terbukti bersalah. Tak hanya itu, Ruhut juga berkelakar siap lehernya dipotong jika anak SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono, terlibat dalam kasus yang sama.

Ingin Seperti Ahok


Apabila Demokrat benar-benar memecatnya, Ruhut pun bertekad untuk tidak merapat ke partai politik lain. Ia ingin menjadi politikus yang mandiri.

"Demokrat bukan partaiku yang pertama, tapi yang terakhir. Tapi kalau lingkungan Demokrat enggak senang sama aku, aku ingin jadi tokoh independen seperti Ahok," ucapnya. (abm)

Tidak ada komentar