"Kalau Begini, Valentino Rossi pun Susah Dapat SIM di Medan"


velantino rossi

Ribetnya pembuatan SIM di Kota Medan bukanlah hal yang luar biasa. Mulai dari administrasi berbelit, hingga 'ujian' yang dipersulit. Dijamin bisa bikin otak selulit.

Seperti laporan beberapa warga yang selalu gagal saat ujian mengemudi.

"Cemmana mau lulus bang, treknya dibuat tajam menikung. Kalau begini, Valentino Rossi pun susah dapat SIM di Medan," ujar Bambang (24), warga Marelan.

Parahnya lagi, jika tidak lulus harus mengulangnya. Di sini juga letak 'permainan' oknum polisi, mempersulit demi memperoleh duit.

[caption id="attachment_4037" align="aligncenter" width="567"]MSDC medan Tikungan tajam ini lah yang sering dikeluhkan para pembuat SIM. Bahkan Valentino Rossi pun menyerah.[/caption]

"Bener itu. Suami saya di jalur yang benar gak lulus-lulus. Disuruh bayar Rp200rb biar lulus malah di tipu sama polisinya. 10x didatangi jawabannya masih belum bisa di urus, datang aja minggu depan. Terakhir kalau ditilang, bilang aja lagi diurus dan bawa kertas antri ngurus SIM," sambut Zunairah, warga Medan.

Anehnya, jika menggunakan jasa calo, SIM begitu cepat didapat. Ini juga yang membuat calo tumbuh subur. Rata-rata memasang tarif Rp500ribu hingga Rp700ribu.

Bukan hanya itu, ada juga warga yang mengeluh saat ingin mengurus SIM-nya yang hilang. Dengan alasan data tidak ditemukan, warga tersebut malah disuruh buat SIM baru.

Begini curhat Hamdan Sihombing,
Saya beberapa waktu lalu ada memberikan pertanyaan di inbox FB Pak Rizal Moelana dan FB Satlantas Polresta Medan tapi sampai saat ini belum mendapatkan jawaban... ini isi pertanyaan saya pada tanggal 23 Agustus kemaren.

"Sore pak... maaf pak mengganggu, saya tanggal 15 Agustus 2016 kemaren kehilangan Dompet beserta isinya, dan telah saya laporkan ke Polresta Kota Medan, untuk SIM C sudah lapor ke bagian Rekom loket 5 Satlantas Medan pada tanggal 16 Agustus 2016, katanya tunggu 3 hari lagi.

Ssiang jam 11.30 hari senin tanggal 22 Agustus saya kembali mencoba menanyakan nomor register saya ke bagian rekom, dan kata petugas data saya tidak ditemukan, padahal saya sudah belasan tahun punya SIM C.

Dulu saya buat langsung di Satlantas Medan tanpa calo, kemudian saya perpanjang di Bus Pelayanan SIM Keliling yang di Tugu/ Patung Guru Patimpus, sekitar 3 tahun lalu, tapi karena saya tidak menyimpan copyan SIM C saya, dikatakan oleh petugas data saya tidak ditemukan.

Saya tanya pada petugas rekom, jadi gimana solusinya pak??? dijawab harus buat SIM Baru... ini berarti saya harus ujian lagi dong pak... jadi data SIM saya dulu kemana ya pak??? terus terang ini memberatkan saya pak... apakah data saya hangus bersama dengan terbakarnya kantor satlantas adinegoro beberapa tahun yang lalu??? mohon informasinya pak...

Tapi sampai saat ini tidak ada jawaban dari FB Pak Rizalmoelana dan FB Satlantas Polresta Medan, dan ternyata setelah saya survei sendiri kejadian yang sama terjadi pada banyak orang yang ingin mengurus kembali SIM yang hilang, sudah punya SIM, ngurusnya di Satlantas, photo disana, sidik jari disana, tapi katanya nomor register atas nama orang yang mengalami kehilangan SIM tidak diketemukan...

Dan jawaban mereka sama harus buat baru... dan setelah saya searching di google, ada seorang Netizen orang Medan bekerja di Jakarta mengalami hal serupa di Tahun 2015, jadi artinya kalau kita mengalami kehilangan SIM berarti jangan harap bisa membuat SIM pengganti/ perpanjangan tanpa ada nomor register/ Fotocopy SIM.

Apalah artinya rakyat kecil kain pel seperti kita, Valentino Rossi aja tobat ngurus SIM di Medan. Betol gak woyy??

Tidak ada komentar