Fakta Mengejutkan Ibu 3 Anak yang Jual Baju Bekas di Medan


Simpang siur kabar tentang ibu 3 anak yang jual baju bekas di Medan Deli ini membuat admin ngobrol.top melakukan investigasi. Sebelumnya, muncul postingan dari salah seorang netizen bernama Nia Amera yang menyebutkan jika ibu tersebut berjualan baju bekas demi mengharap belas kasihan warga.

BERITA SEBELUMNYA : Sering Disiksa dan Ditinggalkan Suami, Ibu 3 Anak Ini Jualan Baju Bekas Hingga Tengah Malam

Dan apa yang didapat dari para tetangga tentang kehidupan ibu 3 anak ini sungguh sangat mengejutkan.

janda-3-anak2

Dewi, nama ibu 3 anak tersebut adalah seorang kembang desa. Banyak pria yang ingin mempersunting. Namun, kehidupan hedonis orangtua Dewi menjerumuskannya. Dewi dipaksa menikah dengan pria pilihan ibunya yang masuk kategori KAYA.

Namun pernikahan berlandaskan materi semata tersebut tak bertahan lama. Dewi harus tiga kali berganti suami. Dan kesemuanya berdasarkan pilihan ibunya. Tiga anak Dewi ternyata didapat dari ketiga suaminya. Setiap suami 'menghasilkan' satu anak. Tekanan batin yang dirasakan Dewi membuat jiwanya terganggu. Apalagi suami terakhir kerap menyiksanya.

Menurut para tetangganya, orangtua Dewi masih bergaya hidup hedonis. Pernah suatu hari, tetangga tersebut mendengar tangisan si bungsu. Karena tangisan tak kunjung berhenti, tetangga yang tak mau namanya ditulis itupun memberanikan diri mendatangi rumah Dewi.

Sesampainya di rumah, tak dijumpai satu orang pun. Sementara si bungsu berada di lantai dengan pup berserakan. Tetangga itupun masuk dan segera membersihkan bekas pup si bungsu.

Nenek si bungsu atau ibunya Dewi tiba-tiba masuk.

"Pas masuk, dia malah marah-marah. Terus teriak sambil suruh aku pergi. Dia juga bilang jangan coba-coba campurin urusan kami," ungkap tetangga tersebut.

Mulai dari situ, tetangga-tetangga Dewi bersikap cuek terhadap apa yang terjadi. Meski terkadang, karena rasa iba, mereka tetap memberikan uang jajan untuk anak-anaknya.

Cerita dari tetangga-tetangganya Dewi semakin membuat hati trenyuh. Bagaimana gaya hidup hedonis dan keserakahan orangtua Dewi mengorbankan anak dan cucunya sendiri. Bukan tidak mungkin jika nantinya sifat-sifat tersebut diturunkan ke ketiga anak Dewi yang masih polos.

janda-3-anak3

Postingan dari netizen bernama Nia Amera memang memperlihatkan kepedulian perangkat desa seperti Kepling dan Lurah. Tapi kunjungan mereka hanya memperlihatkan kalau Dewi sudah mendapatkan raskin dan bantuan sosial lainnya. Bagaimana dengan kondisi kejiwaan anak-anak Dewi? Apakah mereka akan terus menjadi komoditi yang menghasilkan pundi-pundi demi gaya hidup neneknya? (ngobrol.top)

Tidak ada komentar