Tak Senang Ditegur, Siswa Tabrak Guru Hingga Lumpuh


[caption id="attachment_4278" align="aligncenter" width="540"]Rosita Rosita[/caption]

Wajar jika ada guru yang menasihati siswa yang salah. Namun, FL (17) siswa kelas 8 di SMP Swasta Sutomo 1 Medan ini tak terima. Malah sengaja menabrak Rosita (36) guru yang sering menasehatinya tersebut hingga mengalami kelumpuhan.

"Kejadiannya pada bulan April 2016 lalu," kata Rosita saat ditemui wartawan, Senin (19/9/2016).

Warga Jalan Selam IV, Kelurahan Mandala, Kecamatan Medan Tembung ini menceritakan, saat itu siswanya yang berinisial FL tiba-tiba berlari sekencang mungkin, kemudian menabrakkan diri ke Rosita.

"Dia (FL) saat itu duduk di kelas 7. Saat ini dia sudah kelas 8. Dia datang dari arah gerbang. Dia terus berlari kencang kemudian menabrak saya. Saya hanya menahan diri dengan kaki saya, hampir terpental" terang Rosita.

Tak lama berselang, lanjutnya, mendadak kakinya terasa kebas. Berdasarkan hasil pemeriksaan dari kedokteran, tulang panggul Rosita bergeser dan dia juga mengalami peradangan.

"Bantalan tulang belakang saya robek," ujar Rosita yang kini banyak menghabiskan waktunya duduk di kursi roda.

Dia mengaku tidak tahan berdiri terlalu lama. Terkadang sanggup untuk berdiri sendiri, namun hanya sebentar.

Sebelum kejadian tersebut, diketahui Rosita memang kerap menegur dan menasehati FL. Pasalnya, saat itu FL pernah mengabaikan tugas dari Rosita. Karena mengabaikan tugas, Rosita pun menegur dan menasihati FL.

"Dia (FL) mungkin sengaja menabrak saya. Saat itu, dia pernah mengancam saya. Namun saya tidak pedulikan. Anak ini bisa dibilang cukup bandel," jelasnya.

"Harapan saya, saya minta penyelesaian yang adil. Kebenaran dan keadilan bisa ditegakkan untuk saya," harapnya.

Atas peristiwa tersebut, sambung Rosita, orang tua FL sempat berjanji akan bertanggungjawab dan membiayai segala pengobatan.

Namun belakangan, kata dia, mereka ingkar janji. Rosita mengaku, dirinya belum menerima gaji dalam dua bulan belakangan ini.

Terkait hal tersebut, pihak sekolah tersebut belum bersedia memberi keterangan. Pihak sekolah hingga kini belum mau memaparkan terkait peristiwa tersebut. Pihak sekolah yang awalnya berjanji akan mediasi hal ini juga mengingkari.

Sementara, orang tua FL, Lasimin Supina saat dihubungi melalui telepon, menolak untuk memberikan komentar.

"No comment ya No comment," katanya sambil menutup telepon.(metro-online.co)

Tidak ada komentar