Kecelakaan Maut di Jalinsum, Bintang Utara Vs Medan Jaya, Ini Daftar Korbannya!


[caption id="attachment_4734" align="aligncenter" width="745"]Kondisi Bus yang tabrakan di Jalinsum Kecamatan Torgamba Kabupaten Labusel. Akibatnya, arus lalu lintas sempat macet total menunggu dilakukan evakuasi. Kondisi Bus yang tabrakan di Jalinsum Kecamatan Torgamba Kabupaten Labusel. Akibatnya, arus lalu lintas sempat macet total menunggu dilakukan evakuasi.[/caption]

Kecelakaan maut di Jalinsum Kabupaten Labuhanbatu Selatan kembali terjadi. Kali ini Bus Bintang Utara bertabrakan dengan Bus Medan Jaya yang menewaskan 4 penumpang dan 19 luka-luka, Sabtu (15/10) sekira pukul 23.30 WIB.

Peristiwa naas itu terjadi di Jalinsum Dusun Afdeling IV Sei Kebara, Desa Torgamba, Kecamatan Torgamba, Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Kronologi Kecelakaan Maut di Jalinsum


Plt Kapolsek Cikampak AKP Guntur Siagian mengatakan, kejadian berawal saat Bus Bintang Utara BK 7477 DG yang datang dari arah Bagan Batu menuju Medan melaju dengan kecepatan tinggi dan hendak mendahului mobil penumpang Jenis Toyota Rush BM 1584 MD yang berada di depannya.

Karena kondisi jalan gelap dan berada persis melewati tikungan, diduga supir Bus Bintang Utara itu tidak memerhatikan datangnya Bus Medan Jaya BK 7406 DK dari arah berlawanan.

Kecelakaan tak terelakkan, kedua bus saling hantam hingga menewaskan 4 penumpang.

Sementara kedua sopir bus tersebut melarikan diri. “Belum diketahui pihak mana yang menjadi tersangka. Karena kedua supir bus tersebut melarikan diri. Saat ini masih ditindaklanjuti,” ungkap AKP Guntur Siagian, Minggu (16/10) pagi.

Atas insiden itu, sedikitnya empat penumpang dari kedua bus tewas di tempat dan 19 mengalami luka berat dan ringan. “Semua telah dievakuasi. Bagi yang luka, telah dilakukan pertolongan pertama dengan membawa ke rumah sakit terdekat,” tambahnya.

BACA JUGA : Undangan dan Tanda Tuhor Ni Boru Sudah Dibagikan, Br Hutabarat Pergi Selamanya…


 

Korban luka-luka sudah dirujuk ke Rumah Sakit Sri Sei Beruhur, Klinik Sehat dan Klinik Ikhsan yang merupakan balai pengobatan terdekat.

Akibat lakalantas tersebut, jalan lintas Sumatera sempat macet total. Puluhan petugas Satlantas Polres Labuhanbatu kemudian mengurai kemacetan dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Supir Kebut-kebutan


Menurut beberapa penumpang Bus Bintang Utara, sejak awal mereka telah merasakan hal tidak enak, terlebih sempat beberapa kali bus yang mereka tumpangi mendahului sejumlah kendaraan maupun truk.

Namun naas, saat penumpang tertidur, dentuman keras dan suara gesekan membangunkan mereka. “Sering kali bus yang kami tumpangi menyalip kenderaan lain.

Begitu kecelakaan terjadi, banyak penumpang yang jatuh ke lantai bus,” ujar salah seorang penumpang yang mengaku bermarga Batubara.

Terpisah, kernet bus Bintang Utara, Tumpal Siregar yang dihubungi wartawan mengatakan, saat peristiwa tabrakan, penumpang rata-rata dalam keadaan tertidur. “Penumpang tidur semuanya. Sudah kami lewatinya truk, lalu ketemu sama bus Medan Jaya. Di situlah terjadi tabrakan,” ujarnya.

Menurutnya, begitu terjadi tabrakan, kondisi penumpang sudah berantakan akibat benturan keras yang terjadi. Tiba-tiba ia yang bermaksud menemui supirnya, biasa dipangil Blar Nainggolan, sudah tidak ada karena melarikan diri.

“Saya pun tidak tahu ke mana dia perginya. Saya cari-cari, supir saya sudah tidak ada lagi,” tuturnya.

Ini Daftar Korban Kecelakaan Maut di Jalinsum


Data dihimpun dari Satuan Polisi Lalulintas Polres Labuhanbatu, dua penumpang bus Bintang Utara yang tewas di tempat, di antaranya Tutur Novita Sari (28), warga Dusun Papantaruan Kecamatan Tarutung, Kabupaten Taput. Kemudian Nusiah Boru Sinambela (26), warga Jalan Keluarga, Pangkalan Kerinci Pelalawan, Kabupaten Rohil.

Dua penumpang bus Medan Jaya yang tewas di tempat, di antaranya Rinawati, warga Pasir Pangarayan, Kabupaten Rohul dan Dini Andriani (17), warga Dusun III Pulo Tanjung, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan.

Sedangkan 3 penumpang bus Bintang Utara yang mengalami luka berat di antaranya, Marauli Situmorang (26), warga Desa Parbujutoruan Kecamatan Tarutung, Kabupaten Taput. Helbat Romauli boru Silaban (27), warga Dolok Sanggul. Tumpal Siregar (50), kernet bus Bintang Utara, warga Simpang Selayang Medan.

Penumpang bus Medan Jaya yang mengalami luka berat, di antaranya Nuri (9) warga Pasir Pangarayan Kabupaten Rohil. Wasada Ginting, warga Jalan Ngumban Surbakti Gang Sedap Malam II Kelurahan Medan Selayang, Kecamatan Tuntungan, Deli Serdang. Kemudian Mika Boru Simbolon (51) warga Jalan Kawak I Lingkungan 19 Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Medan Deli. Hotdilma Napitupulu (59) kernet bus Medan Jaya, warga Jalan Patumbak Gang Amal Deli Serdang. dan Suratmen (24) warga Gang Miskun RT 09. RW 04 Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil. (nik/riz)

1 komentar:

  1. Mantap beritanya tapi yang meninggal adalah penduduk kab pelalawan br sinambela

    BalasHapus