Kecopetan, Lapor Polisi, Kakek Ini Malah Di....


[caption id="attachment_4740" align="aligncenter" width="700"]Kostiwi kakek yang kecopetan. Kostiwi kakek yang kecopetan.[/caption]

Kostiwi, seorang kakek asal Cikarang, Jawa Barat, yang baru bepergian dari Bali diturunkan di Terminal Giwangan,Yogyakarta setelah kecopetan.

Ongkos yang dimiliki kakek itu kurang, sehingga diturunkan jauh dari tempat tujuan.

Informasi mengenai nasib kakek tersebut jadi perbincangan hangat di sebuah grup Facebook wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, Minggu (16/10/2016).

Dilansir dari Tribunnews, kakek tersebut memiliki tujuan pergi ke Bali untuk menemui cucunya, tetapi justru kecopetan di kapal saat hendak pulang dari Pulau Dewata.

Kostiwi meminta bantuan polisi saat di Surabaya karena tak memiliki ongkos.

Namun nyatanya, Kostiwi justru malah diturunkan di Madiun, Jawa Timur.

Disangka Berbohong, Ternyata...


Meski banyak yang kasihan, tetapi tak sedikit pula netizen yang menyebutnya berbohong dan hanya modus untuk mendapatkan uang dari belas kasihan.

Namun nyatanya, hal yang terjadi tidaklah demikian.

Pemilik akun Facebook Ryan Faza Fatkhurohman mengaku, membuktikan dengan mendatangi kakek itu langsung ke Terminal Giwangan.

Saat ia datang, lelaki yang diketahui bernama Kostiwi Jayanto itu duduk sendiri kepanasan.

Dikutip dari Tribunjogja, Ryan menjelaskan, sebenarnya ia sempat berpikir untuk membawa si kakek malang ke kantor polisi.

Namun, ia urung melakukannya dan memilih untuk membantu membelikan tiket untuk kakek kelahiran 24 Juni 1947 itu pulang kembali ke Cikarang.

Selain Ryan, ada orang baik hati lain yang turut membantu kakek itu.

Ongkos Masih Kurang, Koper Mau Dijual


Diberitakan TribunTravel, ia lalu menjual celana jeans yang dibelikan sang cucu di Bali. Sayangnya, uang hasil penjualan celana jeans itu ternyata hanya cukup untuk perjalanan sampai Yogyakarta.

“Mungkin karena kurang ongkos sehingga diturunkan di Giwangan,” kata Ryan.

Saat hendak dibelikan tiket, Kostiwi sempat juga berniat menjual koper miliknya karena uang yang dimiliki Ryan ternyata masih kurang untuk ongkos pulang ke Cikarang.

Namun untungnya, ada orang lain lagi yang membantu sehingga itu tak jadi dilakukan.

Ryan menegaskan, dirinya memang berniat untuk membantu kakek itu.

Pasalnya apa yang terjadi dengan si kakek berambut putih tersebut, pernah pula ia alami.

Dimana Ryan kecopetan di daerah Jawa Timur sehingga terpaksa jalan kaki dari Ponorogo ke Madiun, karena tak ada uang sama sekali.

“Tidak ada yang menolong. Setelah sampai Madiun baru ditolong Dinas Sosial. Makanya saya kasihan dan teringat pengalaman saya pribadi dahulu,” ujar Ryan. (*)

Tidak ada komentar