Bergaya Seperti Anak Jalanan, Suara Anak Ini Meluluhlantakkan...


dibalik-penampilan-itu

Jangan menilai orang hanya dari luarnya. Kisah ini begitu mencerminkan pepatah tersebut. Gayanya seperti anak jalanan. Rambut mohawk berwarna merah. Baju dan celana hitam menyempit di bagian bawah.

Pandangan mata terpusat padanya saat langkah kakinya mengarah ke sebuah mesjid.

Mungkin ada yang berkata dalam hati, "Jangan-jangan mau mencuri kotak infaq"

Tapi kenyataannya, remaja tersebut mengambil ari wudhu dan menunaikan shalat. Setelah itu, ia mengambil Alquran yang tersedia di rak mesjid.

Pandangan mata yang penuh telisik masih menuju ke remaja tersebut, hingga akhirnya ia membaca sebuah surat Alquran.

Alunan suara merdunya meluluhlantakkan prasangka-prasangka buruk orang sekitar.

Dengan sigap, seorang netizen memfoto dan mengungahnya di facebook.

 

Usut punya usut, di belakang kaos hitam yang dikenakannya tertulis kalimat 'Sidogiri', diduga merujuk nama Pondok Pesantren Sidogiri yang terletak di Pasuruan.

penjual-pentol-mengaji

Setelah membaca beberapa ayat, ia keluar dari mesjid. Menuju ke sebuah gerobak.

 

Remaja tersebut ternyata berjualan pentol (bakso kojek).  Dia berkeliling ke sekolah-sekolah. Hasil penjualan digunakan untuk membantu pendidikan adik-adiknya. Sebagian lagi ia sedekahkan ke mesjid-mesjid yang sering ia datangi.

Ternyata, apa yang kita lihat tak selalu sejalan dengan apa yang kita rasa.

 

Tidak ada komentar