BRUTAL! Pamen Poldasu Dipiting, Dipukul dan Dicakar Pasangan Tionghoa


Warga Jalan Adam Malik, Medan Petisah dihebohkan dengan aksi brutal pasangan kekasih etnis Tionghoa, Lisa (28) dan kekasihnya yang nekat menyiksa pamen Poldasu, Kompol AH (45) saat hendak mengisi bensin di SPBU Singapore Station, Rabu (8/11/2016).

Menurut informasi, korban bersama pelanggan lainnya mengantri untuk mengisi bensin di SPBU Singapore Station Jalan Adam Malik.

Pelaku (Lisa) yang saat itu mengendarai mobil Minibus Suzuki Ertiga BK 1233 IK mengisi bensin. Namun usai mengisi bensin, pelaku tidak langsung pergi malahan berhenti dan bercerita dengan pegawai SPBU.

Setelah lama menunggu, korban (Kompol AH) yang mengendarai mobil Fortuner BK 717 SF membunyikan klaksonnya 2 kali dengan maksud meminta agar pelaku segera melaju.

Tak senang diklakson, pelaku menjadi emosi turun dari mobilnya mendekati korban dan marah-marah. Korban yang diteriaki pelaku pun turun dan menjelaskan bahwa pelaku yang salah.

Namun pelaku tetap mengamuk. Untuk menenangkan pelaku, korban pun kembali menjelaskan bahwa korban adalah seorang Polisi di Poldasu, pelaku bukannya berhenti malah menantang korban.

Saat itulah pelaku langsung menyerang korban dengan mendorong tubuh korban hingga hampir terjatuh. Pelaku pun langsung lari kemobilnya berusaha kabur. Saat itulah korban mengejar pelaku dan berusaha menahan mobil pelaku dengan cara mengambil kunci mobil pelaku.

Tiba-tiba dari arah belakang, pacar pelaku langsung mencekik leher korban. Lalu pelaku (Lisa) memukulkan kepala korban dan mencakar leher dan punggung korban hingga baju saya robek. Tak terima, korban pun melaporkan kasus tersebut ke Polsek Medan Baru.

“Kenapa rupanya kalau kau polisi!!”


Ketika dikonfirmasi, Kompol AH melalui telepon selulernya membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Padahal saya sudah dibilang polisi masih terus dipukuli mereka berdua. Keduanya malah menantang saya menjawab “Kenapa rupanya kalau kau polisi!!”,” ujarnya menirukan ucapan pelaku.

AH menceritakan bahwa saat kejadian ia sedang mengantri dibelakang pelaku untuk mengisi bensin. Namun setelah selesai mengisi bensin bukannya jalan malahan berhenti dan ngobrol bersama pegawai SPBU.

“Saya klakson 2 kali malah nyolot dia, didatanginya saya sambil marah-marah. Lalu saya jelaskan kalau dia yang salah. Saat itulah dia menyerang saya mendorong tubuh saya hingga hampir terjatuh. Lalu dia lari dan saya kejar kemobilnya untuk ambil kuncinya supaya dia gak lari. Saat itulah saya di datangi laki-lakinya dipiting dari belakang. Lalu si Lisa Chandra ini berusaha ambil kunci dari kantong saya sambil memukul kepala saya dan mencakar leher dan punggung saya hingga baju saya robek,” terangnya.

Dan saat itu juga, AH pun menghubungi Polsek Medan Baru sambil menahan pelaku agar tidak lari.

“Saksinya pun ada yang melihatvkejadian itu. Ada satpam yang berusaha melerai. Rekaman CCTV juga ada, jelas disitu saat kejadian saya tidak ada melawan,” jelasnya mengakhiri.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kompol Roni Bonic membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Kita masih tahap pengumpulan alat bukti,” jelasnya singkat. (pewartaonline)

Tidak ada komentar