Gubernur Kalteng Beri Hadiah Polisi yang Bunuh Bandar Narkoba


sugianto-sabran

Demi memberantas peredaran narkoba, Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menjanjikan hadiah bagi polisi yang bisa bunuh bandar narkoba. Dia mendukung jika bandar narkoba di Kalteng ditembak mati.

"Ini awalnya memang ada pro dan kontra. Saya pernah sampaikan ini juga kepada Pak Budi Waseso dari BNN, beliau sangat mendukung. Tembak di tempat tetap melalui prosedur. Karena di banyak kasus, bandar-bandar ini lebih liar daripada penegak hukum. Mereka juga bisa bayar aparat nakal. Sebelum semakin banyak masalah, tembak di tempat saja, lalu kami berikan apresiasi," kata Sugianto Sabran dalam pernyataannya diterima merdeka.com, Selasa (8/11).

Dia menilai peredaran narkoba sudah sangat menakutkan. Bahkan, kampung yang sulit diakses fasilitas umum saja bisa didatangi narkoba.

"Saya pikir respons negara harus lebih cepat lagi. Negara harus hadir menghentikan penyebarannya. Ini bukan soal hari ini, tetapi penentuan nasib Indonesia puluhan tahun yang akan datang," katanya.

Menurutnya, pihak kepolisian tentu sudah memiliki nama-nama bandar yang menjadi target operasi. "Tanya saja kepada polisi seberapa panjang daftar yang mereka punya. Ini kan yang kita lawan uang besar dan jaringan yang besar. Kalteng hanya satu bagian dari permasalahan besar ini," katanya.

Dia mengaku akan memberi hadiah berupa uang kepada aparat yang berhasil menembak mati bandar narkoba di Kalteng. Mengenai anggarannya, dia mengaku untuk sementara akan menggunakan anggaran pribadinya.

"Sementara ini, saya menggunakan anggaran pribadi. Ke depannya, kita lihat saja. Semoga banyak yang tergerak untuk urusan yang tidak main-main ini," katanya.

[merdeka]

Tidak ada komentar