Teror Rumah Hantu Gorontalo Makin Seram, Ada Suara Harimau!


[caption id="attachment_5129" align="aligncenter" width="563"]Cakaran harimau di cermin dan suara anak kecil terus meneror pemilik rumah. Cakaran harimau di cermin dan suara anak kecil terus meneror pemilik rumah.[/caption]

Warga masih terus menyambangi rumah hantu Gorontalo, tepatnya di Desa Bubeya, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) pasca heboh teror hantu rumah berdarah.

Hingga Jumat (11/11) malam, masyarakat dari berbagai pelosok berduyun-duyun mendatangi rumah milik pasangan suami istri Darmawan Sulila dan Yolanda Lapananda itu.

Setelah kabar ceceran darah di kamar serta paku dan pisau melayang-layang, Kamis (10/11) teror hantu masih berlanjut. Dimana penghuni rumah mendengar suara-suara aneh yang muncul dari sejumlah ruangan di dalam rumah tersebut seperti dapur, kamar dan ruang keluarga.

Dilansir dari Gorontalo Post (Jawa Pos Group) lokasi rumah itu masih terus dipadati ratusan warga dari berbagai kalangan. Sejak pukul 21.00 Wita, warga mulai terlihat ramai berdatangan menyaksikan langsung teror hantu yang saat ini sudah heboh beredar di media sosial (medsos) itu.

Dengan rasa penasaran mereka bahkan masuk ke dalam rumah. Tak hanya beberapa orang saja di teras rumah, namun hingga di bagian dapur di padati oleh pengunjung yang datang dari berbagai pelosok desa di Gorontalo.

Bahkan, semakin larut, lokasi rumah itu bukan saja manjadi sepi, malahan pengunjung samkin bertambah banyak. Kondisi ini dimanfaatkan warga membuka lahan parkir kendaraan mulai roda dua hingga roda empat.

Sementara itu Darmawan Sulila mengatakan, tetesan darah di cermin lemari rumahnya sudah sudah berkurang setelah dibantu oleh sejumlah ustadz yang sukarela memberi pertolongan terhadap dirinya untuk melakukan rukiyah sebanyak 3 kali dalam sepekan terakhir.

“Memang sudah tidak ada itu darah, tapi suara-suara aneh muncul seperti suara anak kecil yang sedang bermain di dapur serta suara Harimau berasal dari luar rumah,”kata Darmawan.

Dengan kejadian ini pihaknya kian resah terlebih anaknya terus managis jika melihat sosok yang anah aneh di hadapannya.

“Saya terus berdoa agar teror hantu ini bisa segera berakhir sehingga kami bisa hidup tenang dan nyaman tanpa ada gangguan sedikitpun,” tandasnya. (tr-48/sad/JPG)

Tidak ada komentar