Kakek Pengayuh Becak yang Menjaga Waktu Shalat



Kayuhan becaknya sudah tidak sekuat dulu. Hujan deras membuat si Kakek tidak bisa kembali ke rumahnya. Becak yang tertancap bendera merah putih itu ia arahkan ke emperan toko.

Kumandang adzan maghrib membelah dinginnya hari. Berbekal sebotol air, ia berwudhu. Sajadah pun dibentangkan di depan emperan toko yang sudah tutup itu. Sang Kakek mengangkat takbir dan terhanyut dalam hikmatnya shalat.

Foto seorang kakek tukang becak yang sedang menjalan sholat di emperan toko menjadi perbincangan di media sosial. Foto yang diunggah Rizky Dwi Ratna Septinawati di akun Instagram, @erdhe_, membuat pengguna media sosial terharu.

Sebab, pengayuh becak yang belum diketahui namanya tersebut tetap menjalankan sholat dalam kondisi apapun. Petang itu, saat hujan mengguyur, sang kakek menyembah Tuhan, dan difoto oleh Rizky. Dia juga menulis kisah mengenai pengayuh becak tersebut.

Menurut Rizky, setiap malam pengayuh becak itu tinggal di emperan Toko Anugerah yang terletak di Jalan Pemuda, Gedongan, Megansari, Mojokerto, Jawa Timur. Ketika toko itu buka, si kakek akan kembali menggowes becak, mencari nafkah.

" Ketika toko anugerah tutup beliau langsung disini tidur, makan, sholat dan lain-lain," ucap dia.

Kakek pengayuh becak, tulis Rizky, bukan asli Mojokerto. Dia kerap menjumpai si pengayuh becak tersebut lantaran toko tersebut berada tepat di depan sekolahnya, SMA 3 Mojokerto.

Unggahan di akun Instagram Rizky kembali diunggah oleh Tri Septian Indrianty di grup Facebook Ketimbang Ngemis Jakarta. Berbagai doa dan harapan pun tertuang di komentar para pengguna media sosial.

" Sehat terus ya kek, semoga Allah selalu menjaga, melindungi kakek, dan melancarkan rezeki kakek," tulis pengguna Facebook, Isty Rachman.




Tidak ada komentar